Sabtu, Januari 3, 2026
spot_img
BerandaPendidikanPengelolaan Dana BOS SMPN 1 Pakisjaya Diduga Tidak Optimal, Kemana Uang Negara...

Pengelolaan Dana BOS SMPN 1 Pakisjaya Diduga Tidak Optimal, Kemana Uang Negara Tersebut?

KARAWANG | RENGASDENGKLOKNEWS.COM | Pengelolaan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) SMPN 1 Pakisjaya, Kabupaten Karawang, Provinsi Jawa Barat, kini menjadi sorotan tajam dan menimbulkan pertanyaan publik.

Hal ini disebabkan kondisi gedung sekolah yang mengkhawatirkan serta menimbulkan dugaan belum terserapnya penggunaan dana BOS secara maksimal. Kondisi ini sangat rentan untuk dijadikan korupsi oleh oknum yang tidak bertanggungjawab.

Saat mengunjungi SMPN 1 Pakisjaya, awak media disambut dengan kondisi gedung sekolah yang terkesan tidak terawat, mulai dari cat dinding sekolah yang pudar dan ngelupas, serta plafon gedung sekolah yang sudah pada rusak.

Kondisi seperti ini sangat mengganggu kenyamanan awak media yang baru saja melihatnya. Dan hal ini bisa dibandingkan bagaimana terganggunya para siswa yang setiap hari menuntut ilmu di sekolah tersebut disertai dengan rasa ketidaknyamanan yang ada.

Kondisi sekolah yang memprihatinkan ini menjadi bukti jelas mengenai pengelolaan dana BOS yang diduga tidak optimal. Lalu kemana uang negara tersebut digunakan, yang tadinya anggaran tersebut dapat digunakan untuk perbaikan dan pemeliharaan fasilitas sekolah?

Menyikapi hal tersebut, salah seorang warga sekitar yang enggan disebutkan namanya merasa prihatin atas kondisi sekolah tersebut. Ia berharap kepada pihak berwenang agar segera melakukan investigasi mendalam terhadap pengelolaan Dana BOS di SMPN 1 Pakisjaya.

“Tindakan tegas harus diambil untuk mencegah potensi korupsi dan memastikan bahwa dana yang dialokasikan untuk pendidikan benar-benar bermanfaat bagi seluruh komunitas sekolah. Kami berharap pihak terkait dapat melakukan pemeriksaan,” tegasnya.

Sementara hingga berita ini diterbitkan belum ada pernyataan resmi dari pihak kepala sekolah SMPN 1 Pakisjaya terkait pengelolaan Dana BOS yang diduga tidak optimal.

( red )

Berita Lainnya
DAERAH
- Advertisment -spot_img
NASIONAL
POLRI

KRIMINAL

INDEKS

You cannot copy content of this page