BANDUNG | RENGASDENGKLOKNEWS.COM | Setelah melarang kegiatan study tour bagi siswa SMP dan SMA, kini Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, berencana untuk menghapus kegiatan wisuda bagi siswa TK dan SD.
Keputusan rencana penghapusan kegiatan wisuda TK dan SD itu disampaikan Dedi Mulyadi saat menghadiri kegiatan retreat di Magelang.
Dalam kesempatan itu, Dedi Mulyadi menantang Bupati Bandung, Dadang Supriatna, untuk berani menghapus kegiatan yang dinilai tidak memiliki relevansi dengan pendidikan. Dadang pun menyatakan kesiapannya untuk mendukung kebijakan tersebut.
Menurut Dedi, kegiatan wisuda bagi siswa TK dan SD hanya membebani orang tua murid secara finansial tanpa memberikan manfaat yang berarti bagi pendidikan anak-anak.
Ia juga menyoroti biaya study tour yang dinilai terlalu tinggi, terutama bagi keluarga dengan keterbatasan ekonomi.
Sebelumnya, Dedi telah mengambil langkah tegas dengan mencopot Kepala SMAN 6 Depok yang tetap mengizinkan siswanya melakukan study tour ke Jawa Timur dan Bali.
Keputusan ini diambil setelah adanya keluhan dari orang tua murid mengenai biaya perjalanan yang mencapai jutaan rupiah.
Dedi menekankan bahwa konsep study tour seharusnya bisa dilakukan di dalam kota tanpa membebani orang tua murid.
( red )


